6 Buah yang Dilarang Untuk Ibu Hamil, Solusi Agar Bayi Sehat

Sebagai calon ibu, kehamilan membawa tanggung jawab besar untuk menjaga kesehatan diri dan janin. Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan adalah pemilihan konsumsi buah-buahan. Meskipun buah-buahan biasanya dianggap sehat, beberapa di antaranya ada buah yang dilarang untuk ibu hamil. Oleh karena itu berikut akan dibahas mengenai buah yang dilarang untuk dikonsumsi.

Mengonsumsi buah-buahan tertentu dapat membahayakan kesehatan ibu dan janin. Dalam artikel ini, kita akan mengeksplorasi buah-buahan yang sebaiknya dihindari oleh ibu hamil, serta alasan ilmiah dibalik larangan tersebut. Mengetahui hal ini penting untuk memastikan kehamilan berjalan dengan lancar dan tanpa risiko yang tidak perlu

1. Nanas

Buah yang dilarang untuk ibu hamil pertama sudah pasti nanas. Saat embrio masih dalam tahap awal perkembangannya, ibu hamil disarankan untuk menghindari pengkonsumsian buah nanas.

Terutama jika keadaan kandungannya belum sepenuhnya stabil. Walaupun kandungan nutrisi seperti vitamin A, vitamin C, dan asam folat terdapat dalam buah nanas, namun adanya enzim bromelin di dalamnya dapat menimbulkan permasalahan selama masa kehamilan.

Berdasarkan informasi yang disajikan oleh Livestrong, enzim bromelin dapat menghancurkan protein di dalam tubuh yang pada akhirnya dapat menyebabkan pendarahan yang tidak normal, serta merangsang terjadinya kontraksi.

Beberapa ahli meyakini bahwa mengkonsumsi buah nanas ini dapat mengakibatkan pendarahan yang berujung pada keguguran.

Walau kandungan enzim bromelin dalam buah nanas pada umumnya tidak signifikan, namun lebih baik untuk menghindari konsumsi buah ini terlebih dahulu demi mencegah kemungkinan komplikasi. Jika ibu hamil merasa ragu, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum memutuskan untuk mengkonsumsinya.

2. Pepaya muda

Buah pepaya sebenarnya masih boleh dimakan selama masa kehamilan. Namun, sebaiknya ibu hamil menghindari pepaya yang belum matang atau mentah.

Kandungan chymopapain dan papain dalam pepaya yang belum matang dapat menimbulkan masalah pada kehamilan. Kedua zat tersebut bersifat teratogenik atau dapat membahayakan perkembangan janin. Selain itu, keduanya juga dapat menyebabkan keguguran.

Konsumsi pepaya mentah juga berpotensi menyebabkan keguguran karena dapat merangsang kontraksi melalui pelepasan prostaglandin, yaitu kelompok senyawa yang bertindak seperti hormon. Selain itu, mengkonsumsi pepaya mentah pada awal kehamilan juga dapat meningkatkan risiko nyeri di bagian rahim.

3. Anggur

Anggur memang kaya akan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan. Namun, buah ini juga dapat menimbulkan risiko karena mengandung resveratrol, senyawa yang dapat mengganggu keseimbangan hormon selama kehamilan.

Kandungan resveratrol terutama terdapat pada kulit hitam anggur. Jika terjadi keracunan, ibu hamil berisiko mengalami komplikasi selama masa kehamilan.

Selain itu, konsumsi anggur juga berisiko jika buah yang dikonsumsi mengandung pestisida. Selain membahayakan janin, pestisida juga dapat meningkatkan risiko keguguran.

4. Tamarin

Tamarin adalah buah yang dipenuhi dengan antioksidan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan, terutama bagi ibu hamil. Namun, bijaksanalah dalam mengkonsumsinya, jangan sampai berlebihan.

Namun, perlu diingat bahwa mengkonsumsi tamarin secara berlebihan dapat mengurangi produksi hormon progesteron dalam tubuh. Kadar progesteron yang rendah dapat berisiko menyebabkan keguguran, kelahiran prematur, bahkan kerusakan pada janin yang sedang berkembang.

Pada trimester awal kehamilan, berhati-hatilah dengan konsumsi tamarin yang berlebihan. Pasalnya, kandungan vitamin C yang berlebihan dalam tamarin dapat menghambat produksi hormon progesteron yang penting untuk keberlangsungan kehamilan.

5. Pisang

Pisang, buah yang lezat dan penuh nutrisi, merupakan pilihan yang aman untuk dikonsumsi selama kehamilan. Namun, ibu hamil sebaiknya tidak berlebihan dalam mengkonsumsinya.

Perlu diingat bahwa pisang mengandung kadar gula yang cukup tinggi, dan jika dikonsumsi secara berlebihan serta tidak menjaga kebersihan mulut dengan baik, dapat menyebabkan masalah pada gigi. Bagi ibu hamil yang menderita diabetes gestasional, konsumsi pisang secara berlebihan juga dapat meningkatkan kadar gula dalam darah dengan cepat.

6. Persik

Meskipun buah persik sangat nikmat, namun sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan selama kehamilan. Buah ini dapat menyebabkan tubuh mengalami peningkatan panas, yang berpotensi menyebabkan pendarahan internal dan meningkatkan risiko keguguran.

Jika ingin menikmati persik, pastikan untuk mengkonsumsinya dalam jumlah yang wajar. Namun, hindari konsumsi bagian kulitnya, karena bisa menyebabkan iritasi pada tenggorokan akibat folikel kecil yang terdapat di dalamnya.

Demikianlah penjelasan mengenai buah yang dilarang untuk ibu hamil. Pada pembahasan di atas tadi terdapat enam buah yang dilarang ketika sedang hamil atau mengandung.

buahhamilnutrisi