7 Tips Diet Pemula yang Mudah Diterapkan dan Dijamin Berhasil

Mau memulai perjalanan diet tapi bingung harus mulai dari mana? Jangan khawatir, untuk pemula, tips diet bisa menjadi kunci kesuksesan. Memulai diet bisa terasa menakutkan, tetapi dengan beberapa langkah sederhana, dapat membuat perubahan positif dalam gaya hidup. Banyak yang bertanya mengenai bagaimana tips diet pemula ini.

Dalam uraian ini, akan memberikan tips diet pemula yang mudah diikuti. Dari memahami pola makan yang sehat hingga menjaga motivasi. Untuk selengkapnya maka bisa disimak dibawah ini terkait tips diet bagi pemula agar berhasil:

1. Makan perlahan

Ketika ingin memulai perjalanan diet, salah satu langkah awal yang perlu diperhatikan adalah mengubah kebiasaan dalam makan, yaitu dengan menikmati setiap sajian secara perlahan.

Dikutip dari sumber Everyday Health, Janet Zinn, seorang pekerja sosial klinis dan terapis berlisensi dari New York City, menyarankan untuk makan dengan penuh perhatian agar pengalaman makan menjadi lebih bermakna dan memungkinkan tubuh untuk merasakan kenyang lebih cepat.

Dengan demikian, memperlambat kecepatan makan dapat membantu mengurangi kecenderungan untuk makan secara berlebihan.

2. Konsumsi Banyak Serat

Tips diet pemula berikutnya yaitu dengan meningkatkan asupan serat dalam pola makan. Atau dapat memperkaya menu harian dengan berbagai pilihan makanan yang tinggi serat.

Sebagai informasi, makanan yang kaya serat telah terbukti membantu mengontrol nafsu makan dan memperpanjang rasa kenyang, yang pada akhirnya mendukung proses penurunan berat badan.

Baca juga :  7 Cara Menghilangkan Komedo Secara Alami Agar Kulit Kembali Bersih

Contoh makanan yang mengandung serat tinggi termasuk gandum utuh, oatmeal, berbagai jenis buah-buahan, dan beragam sayuran.

3. Mengonsumsi Protein saat Sarapan

Mungkin sebagian orang masih menganggap bahwa melewatkan sarapan dapat mempercepat proses penurunan berat badan. Namun, fakta menunjukkan bahwa sarapan yang sehat dapat membantu mengendalikan nafsu makan.

Oleh karena itu, disarankan untuk memilih makanan sarapan yang kaya protein sebagai bagian dari strategi diet pemula. Berdasarkan penelitian, konsumsi protein pada saat sarapan dapat memberikan efek kenyang yang berlangsung dalam jangka waktu yang cukup lama.

Untuk variasi menu sarapan yang sehat, dapat mencoba memasukkan telur, gandum utuh, selai kacang, sarden, dan biji chia ke dalam pola makan sehari-hari.

4. Batasi Konsumsi Makanan Berlemak dan Tinggi Gula

Dalam upaya memulai diet, penting untuk membatasi konsumsi makanan yang kaya lemak dan tinggi gula. Terutama bila tujuan utamanya adalah mencapai defisit kalori.

Agar tubuh tetap terpenuhi kebutuhan energinya selama diet, sebaiknya menggantikan makanan tersebut dengan yang mengandung karbohidrat kompleks, seperti kentang, gandum utuh, atau biji-bijian.

Karbohidrat kompleks ini kaya serat yang dapat membantu mengendalikan nafsu makan, menjadikannya pilihan yang cocok bagi pemula dalam menjalani diet.

5. Hitung Kebutuhan Kalori

Seiring dengan diet, penting untuk menghitung kebutuhan kalori masing-masing individu. Karena setiap orang memiliki kebutuhan kalori yang berbeda-beda.

Kebutuhan kalori seorang atlet tentu tak akan sama dengan yang dimiliki seorang pegawai kantoran. Menyesuaikan asupan kalori dengan kebutuhan individu akan membantu menjaga keseimbangan tubuh.

Hal ini dapat mencegah penumpukan kalori berlebih yang berpotensi menaikkan berat badan.

6. Imbangi dengan Rutin Berolahraga

Tips diet pemula selanjutnya adalah , penting untuk berolahraga secara teratur. Diet sehat tak lengkap tanpa dukungan aktivitas fisik yang konsisten.

Baca juga :  7 Penyebab Obesitas, yang Harus Diwaspadai Sejak Dini

Banyak yang merasa terbebani dengan olahraga, namun sebenarnya tidak perlu melakukan aktivitas berat di gym. Berjalan pagi atau melakukan olahraga ringan di rumah pun sudah cukup.

7. Istirahat yang cukup

Selain olahraga, istirahat yang cukup dan berkualitas juga sangat dianjurkan dalam diet. Istirahat yang memadai membantu meningkatkan proses metabolisme tubuh.

Gangguan dalam proses metabolisme dapat menyebabkan penumpukan lemak akibat energi yang tidak terpakai. Kurang tidur juga dapat mempengaruhi produksi insulin dan kortisol yang berdampak pada peningkatan berat badan serta regulasi nafsu makan.

lock" data-ad-client="ca-pub-3769951651532537" data-ad-slot="8665803941" data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true">